Gubernur Anies, Melangkah Sendiri Penuhi Panggilan KPK

07 Sep 2022 - 06:57 Wita | Editor: AS

Share

Gubernur DKI Anies Baswedan membawa map berwarna biru melangkah sendiri masuk gedung merah putih KPK. Foto : tangkapan layar video

ikonkata.com,Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang seorang diri untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Rabu, 7 September 2022. Mengenakan pakaian berwarna putih, Anies tiba halaman kantor KPK sembari membawa selembar map berwarna biru. Wartawan belum mengetahui isi map tersebut sebab Anies langsung bergegas memasuki kantor KPK kemudian menukarkan kartu pengenalnya ke resepsionis. 

Wajah Anies tetap seperti biasa saat menghadapi wartawan walaupun dirinya sedang memenuhi panggilan KPK untuk memberkan keterangan seputar mengenai dugaan korupsi Formula-E. "Yah datang aja, tak ada persiapan  khusus" ujar Anies beberapa waktu lalu saat wartawan menanyakan perihal surat pemanggilan KPK pada dirinya, Selasa 6 September 2022. 

Saat tiba lembaga anti rusua, Anies nampak biasa biasa saja lalu berjalan seorang diri memasuki ruangan KPK.  Tak ada pengawalan khusus atau ajudan seperti saat beberapa  pejabat memenuhi panggilan KPK.  

Untuk dugaan kasus korupsi Formula-E, KPK telah memeriksa sejumlah orang untuk dimintai keterangan termasuk Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Beberapa pejabat lainnya juga teleh memberikan bahan dan data yang dibutuhkan oleh tim penyidik KPK.   Khusus pemanggilan Anies, dirinya dibutuhkan  selaku Gubernur DKI untuk memberikan keterangan tentang Formula-E sejak persiapan hingga pelaksanaan Formula-E "kami menghargai atas kehadirannya di Gedung Merah Putih KPK memenuhi undangan tim penyelidik dalam rangka permintaan keterangan klarifikasi" ujar Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Rabu 7 September 2022.  Namun demikian lanjut Ali, pihaknya belum bisa memberikan keterangan atau isi materi pemeriksaan terhadap Anies sebab masih dalam tahap penyelidikan dan masih dugaan. 

Bukan hanya Anies yang telah memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan sekaitan Formula-E. Selain Ketua DPRD DKI Praetyo, juga Wakil Ketua Komisi E DPRD Anggara Wicitra.  Alasan KPK melakukan penyelidikan Formula-E sebab tingginya biaya penyelanggaraan Formula E DKI yang dikeluarkan oleh Pemprov.  Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.  Sebelumnya pada Bulan Juni 2022, KPK telah memeriksa beberapa saksi seperti Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto, Mantan Wakil Menter Luar Negero Dino Patti Djalal, Kadispora DKI. Sementara tim TGUPP Pemprov DKI telah menyerahkan dokumen penyelanggaraan Formula E kepada KPK untuk melengkapi laporan yang telah diterima oleh KPK. 




Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata