Guna Memenuhi Kebutuhan Daging Jelang Lebaran, Pemkot Makassar Akan Terbitkan Surat Kesehatan Ternak

19 May 2022 - 18:03 Wita | Editor: AS

Share

Rapat kordinasi PMK jelang lebaran idul adha. foto : Humas Pemkot Makassar

Ikonkata.com,Makassar- Pemerintah Kota Makassar menggelar rapat kordinasi guna mengantisipasi masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pasa saat menjelang hari raya Idul Adha  1443 H. Rapat Koordinasi Kewaspadaan Mengantisipasi Masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Makassar, berlangsung di Balaikota Makassar, Kamis (19/5/2022) dihadiri  pihak  Polrestabes Makassar,  Kodim 1408 Makassar,  termasuk Polair. Mereka ini  aktif menyampaikan pendapat terkait kerjasama dalam kewaspadaan terhadap PMK. 

Dokter hewan Agung PJ Wahyuda  selaku pembicara menegaskan PMK tidak menular atau mempengaruhi kesehatan  manusia. Walau demikian PMK sangat  berpotensi menimbulkan kerugian  ekonomi kepada manusia, sebab jika terjadi penularan maka tentunya akan mempengaruhi produktivitas peternak dan pedagang hewan termasuk hewan qurban. 

Untuk mengantisipasi penyebaran PMK tersebut  Pemkot  Makassar menerbitkan SE yang isinya menghimbau  agar dilakukan peningkatan kewaspadaan terhadap PMK. Melalui SE tersebut tercantum tujuh poin  diantaranya menghimbau agar dilakukan pengetatan dalam pengawasan lalu lintas ternak (sapi , kerbau dan kambing) dan produknya (daging, susu,  serta semen beku dan cair) yang masuk ke kota Makassar dengan memeriksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH)  dari daerah asal.  Selain itu perlu pula dilakukan peningkatan Komunikasi, Informasi dan  Edukasi (KIE) kepada masyarakat dan peternak untuk mengandangkan ternak yang dipelihara, meningkatkan sanitasi kandang, dan melaporkan kejadian yang dicurigai PKM. 

Sementara itu untuk memudahkan pengawasan pemotongan atau penyembelihan hewan, maka tidak dibenarkan melakukan penyembelihan hewan ternak di luar Rumah Potong Hewan (RPH) Manggala milik pemerintah kota Makassar. 



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata