Komentar Gal Gadot Soal Konflik Israel – Palestina Tuai Kecaman

15 May 2021 - 13:40 Wita | Editor: Agatasuci

Share

Foto : instagram @gal_gadot

ikonkata.com – Ungkapan simpati dan iba Gal Gadot soal konflik Israel – Palestina bukannya mendapatkan pujian namun mendapat kecaman dari warganet. Hal ini terjadi setelah Gal Gadot mengunggah gambar tulisan di instagramnya pada Kamis (13/05/2021). 

Tulisan tersebut berlatar belakang hitam, Gal Gadot mematikan kolom komentar dalam postingannya. Postingan ini mendapat 1 juta likes di Instagram nya (@gal_gadot). 

Ia menuliskan tentang keresahannya terhadap konflik yang terjadi dari Negeri Asalnya Israel. Bukannya mendapatkan simpati unggahannya tersebut malah menuai kecaman, para nitizen menilai ungkapan yang di ungkapkan Gal Gadot dianggap kurang pantas dan tidak menunjukkan iba terhadap Palestina. 

“Hatiku hancur. Negara saya sedang berperang. Saya mengkhawatirkan keluarga saya, teman-teman saya. Saya khawatir akan rakyat saya. Ini lingkaran setan yang sudah berlangsung terlalu lama. Israel berhak hidup sebagai bangsa yang bebas dan aman," tulis Gal Gadot di aku Instagram-nya, Kamis (13/5/2021). 

Ia melanjutkan tulisannya dengan menuliskan perasaannya tentang Negara Palestina. 

"Tetangga kita berhak mendapatkan hal yang sama. Saya berdoa untuk para korban dan keluarga mereka, saya berdoa agar permusuhan yang tak terbayangkan ini berakhir, saya berdoa bagi para pemimpin kita untuk menemukan solusi agar kita bisa hidup berdampingan dengan damai. Saya berdoa untuk hari-hari yang lebih baik,” tulisnya. 

Meski terdengar tidak memihak namun tak sedikit warganet yang merasa geram karena Gal Gadot menyebutkan Negara tetangga bukan nama Nagara Palestina, hal ini menurut sebagian warganet sangat kasar dan tidak berempati. 

Hal ini juga menuai reaksi dari penyanyi dan penulis lagu James Kennedy, ia menilai Gal Gadot salah menuliskan Israel tidak sedang berperang namun sedang membantai Palestina. 

“Gal Gadot salah. Israel tidak sedang 'berperang' dengan Palestina. Israel membantai Palestina lagi," ujar Kennedy. 



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata