Pemahaman Seni Rupa di Makassar Lamban, Pelaku Seni Rupa Buka Kelas Belajar Gratis

27 Apr 2021 - 14:39 Wita | Editor: Agatasuci

Share

Foto Azis bersama lukisan Sultan Hasanuddin di Gallery Seni Anjungan Pantai Losari

ikonkata.com, Makassar – Perkembangan pemahaman seni rupa yang ada di Kota Makassar saat ini terkesan lamban, sejarah tentang seni rupa Makassar juga perlahan – lahan mulai tenggelam, regenerasi pelukis senior juga sepertinya sudah tidak nampak lagi. Hal ini membuat pelaku seni rupa di Kota Makassar Prihatin.

Ketua Komunitas Perupa Ruang Seni Rupa Makassar Siswadi Abustam mengungkapkan pemahaman tentang seni rupa di Makassar masi ketinggalan dibanding seni musik, padahal di Kota Makassar ada beberapa perguruan tinggi yang memiliki jurusan seni rupa tapi tidak mendorong perkembangan seni rupa yang ada di Kota Makassar.

"Memang pada awalnya pemahaman tentang seni rupa ini masih ketinggalan dibandingkan seni musik misalnya, kalau anak muda kalau musik itu langsung wah ya. Sedangkan untuk seni rupa seolah ada sesuatu yang missed, padahal saya lihat di Makassar ini kan ada dua universitas yang terkait dengan seni rupa tapi itu tidak mendorong pergerakan seni rupa dibanding Jogja, Jakarta, minimal Medan Palembang lah" ujarnya.

Untuk itu ia bersama beberapa pelaku seni yang ada di Kota Makassar menggelar beberapa kegiatan untuk menunjang seni rupa yang ada di Makassar, misalnya menggelar pameran.

"Kita setiap 2 bulan 3 bulan buat pameran tapi kebetulan ada kampus unismuh dan unm yang selalu mengisi acara itu, karena memang setiap akhir mata kuliah mereka ada pemeran karya” ujar Azis.

Pameran itu di gelar di Gallery Seni Anjungan Pantai Losari, gallery seni tersebut tidak dipungut biaya sepersen pun, hal tersebut sengaja dilakukan untuk memfasilitasi para pelaku seni yang ada di Kota Makassar.

Selain itu ia juga membuka kelas bagi siapapun yang ingin belajar melukis mulai dari anak – anak hingga Mahasiswa. Kelas tersebut tidak dikenakan biaya.

"Kami disini juga buka kelas, mulai dari nol, tk sampai mahasiswa. Kelasnya itu setiap hari, kami mulai setelah magrib sampai jam 10 kan sekarang sedang pandemi, sebelum pandemi itu kami selesai sampai jam 11. Untuk biaya juga kami gratiskan, siapapun saja bisa belajar melukis disini” ungkap Azis. (Andi Fajriah)



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata