Pemkot Makassar Perkuat Programnya Melalui Slogan Berbahasa Daerah

02 Jun 2022 - 16:14 Wita | Editor: AS

Share

Ruas ruan jalan di Makassar yang menggandeng menggunakan bahasa daerah sebagai slogan marka jalan. Foto : internet

"Saya minta rekomendasi awal, karena banyak bahasa daerah sudah punah. itulah kenapa pemerintah kota Makassar berkomitmen dengan berinovasi berbahasa daerah,”  Walikota Makassar

ikonkata.com,Makassar- Pemkot Makassar akan menggaungkang bahasa daerah pada setiap istilah program yang akan dikeluarkan pasca penandatanganan nota kesepahaman antara badan pengembangan dan pembinaan bahasa Kemendikbud Ristek bersama pemerintah Kota Makassar di Four Points by Sheraton Makassar.  Melalui nota kesepahaman tersebut Walikota Makassar Danny Pomanto sendiri akan menindaklanjuti melalui sejumlah program yang telah ter branding menggunakan bahasa atau istilah Bugis Makassar.  "Saya minta rekomendasi awal, karena banyak bahasa daerah sudah punah. itulah kenapa pemerintah kota Makassar berkomitmen dengan berinovasi berbahasa daerah,”  kata DP. 

Untuk itulah DP berharap dengan terbentuknya dewan kebudayaan, yang salah satu tugasnya adalah dengan menjaga kelestarian bahasa daerah maka upayanya selama ini yang menciptakan slogan berbahasa daerah di Makassar akan semakin maju dan berkembang.  “Salah satu tugas dewan kebudayaan, adalah menjaga bahasa daerah. Saya pertama memperhatikan, dewan kebudayaan sudah minta mengembalikan pelajaran bahasa daerah di sekolah – sekolah,” ucap Danny.

Danny mengatakan, pemerintah kota Makassar saat ini berkomitmen untuk berinovasi melestarikan bahasa daerah.

Menurut Danny, dirinya juga menginisiasi agar bahasa daerah menjadi branding di setiap satuan perangkat daerah, seperti di pendidikan, sombere’ smart sekolah yang menjadi bahasa dunia. “Artinya, berbahasa menjadi bagian penting bagi kualitas hidup atau kualitas sebuah kebudayaan. Maka konsen terhadap bahasa menjadi sangat penting,”.jelasnya.


Mengenai adanya regulasi, Danny menjelaskan bahwa regulasinya itu pasti ada. “Kita punya dewan, kemudian keluar perwali. Revolusi pendidikan juga harus ada perwali nya. Salah satu di dalamnya adalah 18 revolusi pendidikan,” tuturnya. “Kan ada namanya kurikulum daerah, muatan lokal. Kemudian ada semangat merdeka belajar. Kampus merdeka. Jadi kata merdeka itu artinya seluruh kekayaan budaya, selaras dengan itu. Masa kekayaan tidak kita gunakan,”imbuhnya.

Sejak DP memimpin Makassar sejumlah program yang ia cetuskan menggunakan slogan bahasa daerah. Semisal, Makassar Sombere', Smart Panyingkulu', Sombere' Smart, Tettere', Co'mo, Pete'pete Smart, Aparong dan Golorong serta deretan istilah slogan bahasa daerah.  Slogan slogan itu memiliki arti dan konsep sesuai konteks program yang DP cetuskan. 



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata