Saat Kembali Ke Milan, Zlatan Sesumbar Yang Membuat orang Tak Percaya. Kini Zlatan Telah Penuhi Janjinya !

24 May 2022 - 12:51 Wita | Editor: AS

Share

Striker Gaek Milan Zlatan Ibrahimovic selebrasi usai mengantar Milan Scudetto. Foto : Twitter

"Saya tiba di sini membuat janji dan saya menepatinya" Zlatan Ibrahimovic

ikonkata.com,Italia- Pertamakali menginjakan sepatunya di rumput San Siro Milan, Zlatan Ibrahimovic langsung sesumbar bahwa klub ini tidak sepantasnya berada pada level tengah apalagi bawah. Pemain Timnas Swedia ini menyatakan bahwa bersamanya AC Milan akan meraih kembali juara, scudetto sebagaimana yang ia persembahkan pada  musim 2010/2011 ketika masih mengenakan jersey AC Milan.  “Luar biasa, saya di sini terakhir kali Milan menang dan 11 tahun kemudian kami memenangkannya dan saya di sini lagi,”  sebut Ibra seperti yang dikutip oleh Sky Sport Italia.

Memang ketika pertamakali kembali ke Milan, Ibra mendapat tertawaan dari berbagai pihak.  Apalagi pada saat itu Milan sedang terpuruk dan baru saja dihempaskan Atalanta dengan skor telak 5-0.  Milan tengah terpuruk termasuk kondisi keuangan.  “Banyak yang tertawa ketika saya mengatakan bahwa kami akan memenangkan Scudetto lagi, tetapi kami bekerja keras dan menunjukkan kepada tim apa artinya menderita untuk hasil Anda.”

Kala Ibra kembali Milan setelah dibujuk oleh Direktur Teknik Milan, Paolo Maldini banyak pihak yang mengernyitkan mata saat menyaksikan para pemain pemain muda Milan berlaga. Selain tak memiliki pengalaman para pemain Milan terbilang masih sangat belia untuk melawan tim sekelas Inter Milan, Roma, Juventus dan beberapa klub lainnya untuk berlaga pada level atas.  Tetapi kesabaran dan strategi managemen Milan mendatangkan Ibra yang lebih senior dan telah berpengalaman perlahan lahan telah membuahkan hasil.  Pendekatan yang dilakukan olegh Ibra kepada pemain muda lainnya sangat bermanpaat bagi para pemain muda Milan baik pada saat di ruang ganti maupun d tengah lapangan.  "“Tentu saja, saya banyak berbicara di ruang ganti, saya mengatakan kepada semua orang untuk tetap berkonsentrasi, karena mudah dalam situasi ini kehilangan akal. Ini adalah balas dendam bagi banyak pemain yang tidak dipercayai orang.” tegas Ibra di hadapan rekan rekannya usai menjuarai Liga Italia 2021/2022. 

Ibra yang pernah merasakan berbagai liga seperti Liga Belanda, Liga Spanyol, Liga Amerika  serta Liga Prancis kini telah berusia 40 tahun. Selain usianya yang telah masuk kepala empat tersebut Ibra pula telah memenuhi janjinya membawa Milan ke kasta yang sepantasnya.  Beberapa pemain sepak bola yang telah burusia empat puluh tahun telah memilih gantung sepatu. Bagaimana dengan Ibra?  "Saya akan membuat keputusan dalam beberapa hari ke depan. Saya memiliki waktu yang sangat sulit akhir-akhir ini, itu buruk baik secara fisik, tetapi juga untuk masalah pribadi lainnya. Pada akhirnya, saya melakukan semua yang saya bisa untuk membantu Milan memenangkan trofi ini" tandasnya, 

“Saya takut bahwa saya mungkin harus berhenti, tetapi saya ingin melakukannya dengan cara saya.” kata dia. 

Ibra meninggalkan AC Milan pada periode 2012 dan memilih bergabung dengan PSG Prancis. Ketika itu Milan masih dipegang oleh Mantan PM Italia Silvio Berlosconi. Lalu pada 2020, Ibra kembali ke Milan kemudian sesumbar akan mengantar Milan menjuarai Liga Italia.  “Ini perbedaan besar. Tim 11 tahun lalu adalah 22 juara yang telah memenangkan semuanya, kami adalah favorit di setiap musim. Skuad saat ini penuh dengan pemain muda, kami memberikan tekanan dan membiarkan mereka memahami apa yang diwakili Milan. Ini adalah cerita lain.” pungkasnya.



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata