Lagi, Hacker Bjorka Tebar Ancaman Bocorkan Data Data Indonesia

2022-09-09 23:33:44 | Editor: AS

Share

Sumber foto : Google

Hacker yang menggunakan nickname Bjorka kembali gegerkan dunia digital Indonesia. Setelah mengaku membocorkan 1,304.401.300 data SIM Card di Indonesia, kebocoran data pelanggan PLN serta dugaan 150 data penduduk dari KPU kali ini Bjorka kembali menyerang dunia digital Indonesia. Tak tanggung tanggung, Bjorka menulis melalui aplikasi Telegram bahwa target selanjutnya adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kebocoran selanjutnya akan datang dari Presiden Indonesia" tulis akun nickame Bjorka 9 September 2022. Dalam situs breached, Bjorka mencantumkan logo Presiden RI dan menulis membocorkan dokumen rahasia Presiden RI berupa surat transaksi tahun 2019-2021. Dokumen dokumen itu tulis Bjorka merupakan sekumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelejen Negara (BIN) yang dilabeli rahasia. Bjorka pertamakali menjalankan aksinya saat mengirim pesan kepada Kementerian Kominfo untuk berhenti menjadi idiot yang disampaikan Bjorka melalui forum Breached.to. Unggahan tersebut berjudul My Message to Indonesian Government. Pada bagian bawah Bjorka menulis singkat "stop being an idiot" Menanggapi serangan Bjorka, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Samuel Abrijani Pangerapan menulis pesan agar tidak melakukan penyerangan digital. "Jangan menyebarkan data ke masyarakat" Menteri Kominfo Jhonny G Plate juga meminta kepada akun Bjorka agar jangan bermain main dengan data seperti itu. "Marilah kita sama sama gunakan terminologi sesuai budaya kita sesuai sesuai dengan etika universal yang diterima secara hukum," tuturnya. "Kalau dalam ruang digital kita, kita menggunakan yang tidak etis dan terpancing dengan yang tidak etis, kita mendorong ruang digital kita kotor," harap Jhonny.



© 2021 PT Indonesia Konten Kata