Fokus Turunkan NRW, Perumda Air Minum Kota Makassar Gandeng JICA dan Kawasaki Waterworks Jepang

12 Jan 2023 - 14:58 Wita | Editor: Agatasuci

Share

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar bersama Mr. Taro Osawa sebagai Direktur Umum Kawasaki Waterwoks Bureau dalam penandatanganan MoU tentang Peningkatan Kapasitas Pelaksanaan Penanggulangan Kebocoran Bawah Tanah di Kota Makassar

ikonkata.com, Makassar – JICA dan Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan penandatanganan MoU tentang Peningkatan Kapasitas Pelaksanaan Penanggulangan Kebocoran Bawah Tanah di Kota Makassar – Menuju Penggunaan Sumber Daya Air yang Efektif di Hotel Aston Makassar, Rabu/11 Januari 2023.

Dalam penandatanganan MoU ini, selain dihadiri oleh jajaran Direksi Perumda Air Minum Kota Makassar dan rombongan JICA yang dipimpin oleh Mr. Taro Osawa sebagai Direktur Umum Kawasaki Waterwoks Bureau, juga dihadiri oleh Konsuler Jepang di Makassar, Direktur Air Minum Kementerian PUPR, Balitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BWJS Pompengan, Bappeda Kota Makassar, serta tamu undangan lainnya.

Seperti diinformasikan bahwa kerja sama yang dimaksud akan berlangsung selama tiga (3) tahun (November 2022-November 2025) dengan tujuan utama guna membantu Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan pencegahan kebocoran bawah tanah guna menekan angka kehilangan air.

Tindak lanjut dari kerja sama ini nantinya akan ada petugas Perumda Air Minum Kota Makassar yang akan melakukan pelatihan di Kota Kawasaki Jepang dan sebaliknya akan ada tenaga ahli dari Kawasaki yang melakukan pendampingan di Perumda Air Minum Kota Makassar.

Saat ini, angka kebocoran air di Makassar masih mencapai sekitar 50% sedangkan di Kawasaki hanya mencapai 6%.

Direktur Umum Kawasaki Waterwoks Bureau, Mr. Taro Osawa dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini kita akan melakukan kegiatan resmi atas pelaksanaan project kerja sama teknis antara Pemerintah Makassar dengan Pemerintah Kawasaki yang disingkat MaKaPro.

“Project ini telah kami terima dari JICA 2017 lalu, namun karena adanya COVID-19 sehingga membutuhkan waktu lama untuk memulainya”. Ujar Taro Yamato.

“Project ini bertema tindakan pencegahan terhadap kebocoran air tanah dan bertujuan untuk melakukan reparasi guna menekan tingkat kehilangan air tak berekening yang merupakan PR besar Kota Makassar dengan cara meningkatkan tindakan pencegahan”. Tambahnya.

“Dalam rangka perkembangan ekonomi yang berkelanjutan saat ini, maka Kota Makassar tentunya ingin membangun kegiatan penyediaan air yang sangat tangguh, karena itu kami berharap kontribusi dari Kota Kawasaki mampu membawa hubungan baik antara Kota Makassar maupun Indonesia dengan Jepang”. Tutupnya.

Ir. Anang Muchlis, Sp. PSDA sebagai Direktur Air Minum yang mewakili Dirjen Cipta Karya PUPR menyampaikan bahwa dalam mencapai target RPJMN 2020-2024, Direktorat Air Minum menerapkan kebijakan dan strategi, salah satu tantangan dalam penerapan kebijakan tersebut seringkali disebabkan oleh tingginya tingkat kehilangan air (NRW) dan kurangnya kemampuan teknis dalam rangka minimalisir NRW tersebut.

“kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Delegasi Kota Kawasaki, JICA, serta perwakilan Pemerintah Jepang yang telah berkenan menyalurkan program hibah kemitraan kepada Pemerintah dan Perumda Air Minum Kota Makassar ini.” Tutur Anang.

“Dan untuk Pemerintah dan Perumda Air Minum Kota Makasar, kami mengucapkan selamat dengan harapan agar Kota Makassar dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini dengan bersungguhsungguh sehingga Perumda Air Minum Kota Makassar dapat menurunkan tingkat NRW di wilayahnya dan memiliki sumber daya dengan kemampuan teknis yang lebih baik”. Kata Anang.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar menyampaikan terima kasih kepada Kawasaki Waterwork Bureau dan JICA Indonesia.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kawasaki Waterwork Bureau dan JICA Indonesia yang telah memilih Perumda Air Minum Kota Makassar sebagai pilot project kerja sama, pendampingan, serta pembiayaan untuk penurunan tingkat kehilangan air”. Ungkap Beni.

Beni menambahkan jika sebelum penandatanganan MoU, Perumda Air Minum Kota Makassar telah beberapa kali melakukan pertemuan teknis dan berdiskusi secara intens dengan Kawasaki Waterwork Bureau dan JICA Indonesia dan telah mendapatkan progress yang sangat menggembirakan.

“Sesuai dengan amanah dari Wali Kota Makassar, agar Perumda Air Minum Kota Makassar mencari pendamping dalam hal ini, alhamdulillah ada Kementerian PUPR yang menjembatani dengan pihak JICA Indonesia dan tim dari Kawasaki Waterworks untuk membantu Perumda Air Minum Kota Makassar dalam menurunkan NRW dengan menyiapkan segala infrastruktur penunjang serta pembiayaan secara penuh”. Tambah Beni.

Selanjutnya Beni berharap agar proyek ini dapat berlangsung dengan baik dan konsisten serta mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh segenap warga Kota Makassar. 




Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata