Serah Terima Gedung Unit Perawatan Intensif Penyakit Menular RSPTN Unhas oleh JICA

18 Oct 2022 - 17:37 Wita | Editor: Agatasuci

Share

Foto : Biro Komunikasi Unhas

ikonkata.com, Makassar - Japan International Cooperation Agency (JICA) menyerahkan ICU pra-fabrikasi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Dikti) RI dan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSPTN Unhas), melalui Kerja sama Teknis “Proyek Pengembangan Kapasitas ICU Menggunakan Telemedicine di Masa Pandemi COVID-19” melalui pembangunan Gedung Unit Perawatan Intensif Penyakit Menular (Intensive Care Unit – ICU for Communicable Disease). 

Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 Wita di Pelataran IGD RSPTN Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (18/10). Turut hadir, Rektor Unhas (Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc), Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Dikti (Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed)., Direktur RSPTN Unhas (Dr. dr. Maisuri T. Chalid, SpOG (K))., Senior Representative of JICA Indonesia (Mr. Kenji Okamura), serta jajaran pimpinan dan Staf RSPTN Unhas.

Mengawali kegiatan, Direktur Utama RSPTN Unhas Dr. dr. St. Maisuri Tadjuddin Chalid, Sp.OG (K)., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kolaborasi yang dilakukan oleh seluruh tim yang terlibat dalam proyek ini bersama JICA. Dirinya menyampaikan kerja sama proyek ini merupakan hasil inisiasi dan kerja keras dari Direktur RSPTN Unhas sebelumnya, Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An-KIC, KAKV. 

“Mengingat pada saat masa pandemi Covid-19 hampir seluruh fasilitas pelayanan kesehatan mengalami penurunan yang cukup drastis dan salah satunya RSPTN Unhas juga merasa angkat tangan saat mengalami kesulitan dalam penanganan Covid-19. Dengan demikian kehadiran fasilitas Gedung Unit Perawatan Intensif Penyakit Menular, RSPTN Unhas telah siap memberikan pelayanan secara maksimal melalui kualifikasi SDM berkualitas yang telah mengikuti pelatihan terhadap penanganan kasus bersama para ahi dibidangnya,” jelas  dr. Maisuri.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed., meyampaikan harapannya bagi pelayanan kesehatan  di RPSTN Unhas dapat terus ditingkatkan dan meluas dengan memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan kenyamanan dari fasilitas layanan kesehatan terbaik dan profesional untuk masyarakat.

Rektor Unhas Prof. JJ dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta kebanggaannya atas kerja sama antara Unhas dan JICA dalam menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memberikan kebermanfaatan bagi pengembangan sumber daya manusia dan mutu pendidikan bidang dokter spesialis. Sehingga diharapkan melalui bantuan hibah dari JICA ini menjadikan Unhas selalu mengoptimalkan berbagai upaya kerja sama dengan berbagai mitra untuk mencapai tujuan bersama.

Senior Representative of JICA Indonesia Mr. Kenji Okamura dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICU pre-fabrikasi dibangun JICA untuk menjawab kebutuhan mendesak di RS Unhas selama masa pandemi COVID-19 untuk menambah jumlah tempat tidur ICU. Fasilitas ICU pra-fabrikasi dilengkapi dengan lima tempat tidur di dalam gedung, dan kondisi pasien dapat dipantau dari jarak jauh dari ruang operasional, melalui koneksi ke sistem telemedicine. 

JICA sebelumnya menyerahkan peralatan medis dan teknologi informasi dan komunikasi ke RS UNHAS dan diharapkan peralatan tersebut dapat melengkapi fasilitas ICU Penyakit Menular.

RS Unhas sebagai salah satu rumah sakit pendidikan terkemuka akan memanfaatkan ICU prefabrikasi tidak hanya untuk pasien COVID-19, tetapi juga untuk pasien penyakit menular lainnya. JICA berharap fasilitas yang diserahkan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal bersamaan dengan output dan capaian dari kerja sama teknis JICA “Proyek Pengembangan Kapasitas ICU Menggunakan Telemedicine di Masa Pandemi COVID-19”

Dalam acara serah terima tersebut, Kenji Okamura, Senior Representative JICA Indonesia Office menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbud Dikti, RS Unhas dan pemangku kepentingan lainnya atas segala upaya dan kerja sama dalam pelaksanaan proyek tersebut. 

“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui proyek kami, memberdayakan RS Unhas untuk lebih meningkatkan kapasitas perawatan dan pendidikan medis secara kualitas dan  kuantitas,” jelas Mr. Kenji Okamura.

Lebih lanjut dijelaskan harapan dari proyek kerja sama ini melalui penyediaan peralatan untuk ICU Telemedicine dan teknologi kesehatan lainnya, dapat menjadi fasilitas pelatihan untuk dokter dan perawat, dan percontohan penerapan telemedicine antara Indonesia dan Jepang. Proyek ini bertujuan untuk pengembangan kapasitas penerapan telemedicine dan penguatan sistem telemedicine di rumah sakit universitas yang merupakan satu kesatuan rumah sakit utama pada wilayah tersebut.



Share




© 2021 PT Indonesia Konten Kata